JAYAPURA, KABARTANAHMERAH.COM – Mediasi penyelesaian konflik sosial yang terjadi di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan berhasil dilaksanakan dengan sukses. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Nduga Kompol Visensius Jimmy Parapaga, S.Ik, Rabu (19/07/2023).
Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan mediasi ini yakni Dansatgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW, Letkol Inf Subandi Alex, Ketua DPRD Kabupaten Nduga, Ikabus Gwijangge, Kepala Kominfo Kabupaten Nduga, Otomi Gwijangge, serta Anggota DPRD Kabupaten Nduga, Rumus Ubruangge, dan Ronal Dinal Kalnea. Kegiatan ini juga diikuti oleh Sekda Kabupaten Nduga, Namia Gwijangge, S.pd, M.Si, dan Asisten 2 Kabupaten Nduga, Nhatal Sasamtea, ST, bersama dengan berbagai perwakilan masyarakat, tokoh agama, dan tokoh perempuan.
Kegiatan mediasi dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Bertha Kogoya, S.Th Pdt. Gereja Kingmi Jerusalem Kenyam. Selama kegiatan, berbagai pihak memberikan pandangan dan tanggapan terkait konflik yang terjadi, dengan menekankan pentingnya perdamaian dan kesatuan di wilayah Kabupaten Nduga.
Sekda Kabupaten Nduga, Namia Gwijangge, menegaskan pentingnya penyelesaian masalah tersebut, dan mengingatkan bahwa kemajuan daerah bergantung pada kerjasama dan damai di antara warganya.
Dirinya juga menekankan bahwa tindakan pembunuhan adalah kejahatan yang dilarang Tuhan, dan mengajak masyarakat untuk memikirkan generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan daerah.
“Para pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik dengan cara damai dan berkomitmen untuk tidak lagi terlibat dalam aksi perang. Perwakilan keluarga korban dan pelaku juga menyerahkan alat-alat seperti panah dan parang sebagai simbol perdamaian,” tuturnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga memberikan dana kompensasi sebesar Rp. 2,5 miliar kepada pihak korban dan pelaku untuk membantu mengatasi dampak dari konflik yang terjadi. Selain itu, pihak kepala desa juga diingatkan untuk berperan aktif dalam menyelesaikan masalah di wilayahnya.
Dengan berhasilnya mediasi ini, masyarakat berharap situasi di Kota Kenyam dan sekitarnya dapat kembali aman dan kondusif untuk pembangunan dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan mediasi ini juga menjadi contoh pentingnya penyelesaian konflik secara damai dan dengan musyawarah, untuk mencapai perdamaian dan kemajuan daerah.
Penyelesaian Konflik ditandai dengan penandatangan kesepakatan dari pihak pemerintah, aparat keamanan, para tokoh dan perwakilan dari masing-masing pihak.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom mengatakan, atas dukungan dan kerjasama semua pihak maka mediasi yang dilakukan hari ini dapat berjalan dengan baik dan kedua belah pihak serta semua elemen masyarkat bersepakat bahwa penyelesaian konflik yang terjadi dapat diselesaikan dengan jalan damai.
“Kami meminta kepada seluruh warga yang ada di Kabubapten Nduga untuk mendukung Pemerintah serta aparat keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif agar roda perekonomian dan pembangunan disegala bidang dapat berjalan dengan baik dalam rangka mensejahterakan warga,” ucap Kombes Benny. (DaniEl)
Editor: Isco